<?xml version="1.0"?>
<oembed><version>1.0</version><provider_name>Hello Indonesia</provider_name><provider_url>https://helloindonesia.id/en</provider_url><title>Aritmia - Puisi Karya Wira SetyaNagara</title><type>rich</type><width>600</width><height>338</height><html>&lt;blockquote class="wp-embedded-content" data-secret="dD3ko71w3B"&gt;&lt;a href="https://helloindonesia.id/en/aritmia-puisi-karya-wira-setyanagara/"&gt;Aritmia &#x2013; Puisi Karya Wira SetyaNagara&lt;/a&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;iframe sandbox="allow-scripts" security="restricted" src="https://helloindonesia.id/en/aritmia-puisi-karya-wira-setyanagara/embed/#?secret=dD3ko71w3B" width="600" height="338" title="&#x201C;Aritmia &#x2013; Puisi Karya Wira SetyaNagara&#x201D; &#x2014; Hello Indonesia" data-secret="dD3ko71w3B" frameborder="0" marginwidth="0" marginheight="0" scrolling="no" class="wp-embedded-content"&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;script&gt;
/*! This file is auto-generated */
!function(d,l){"use strict";l.querySelector&amp;&amp;d.addEventListener&amp;&amp;"undefined"!=typeof URL&amp;&amp;(d.wp=d.wp||{},d.wp.receiveEmbedMessage||(d.wp.receiveEmbedMessage=function(e){var t=e.data;if((t||t.secret||t.message||t.value)&amp;&amp;!/[^a-zA-Z0-9]/.test(t.secret)){for(var s,r,n,a=l.querySelectorAll('iframe[data-secret="'+t.secret+'"]'),o=l.querySelectorAll('blockquote[data-secret="'+t.secret+'"]'),c=new RegExp("^https?:$","i"),i=0;i&lt;o.length;i++)o[i].style.display="none";for(i=0;i&lt;a.length;i++)s=a[i],e.source===s.contentWindow&amp;&amp;(s.removeAttribute("style"),"height"===t.message?(1e3&lt;(r=parseInt(t.value,10))?r=1e3:~~r&lt;200&amp;&amp;(r=200),s.height=r):"link"===t.message&amp;&amp;(r=new URL(s.getAttribute("src")),n=new URL(t.value),c.test(n.protocol))&amp;&amp;n.host===r.host&amp;&amp;l.activeElement===s&amp;&amp;(d.top.location.href=t.value))}},d.addEventListener("message",d.wp.receiveEmbedMessage,!1),l.addEventListener("DOMContentLoaded",function(){for(var e,t,s=l.querySelectorAll("iframe.wp-embedded-content"),r=0;r&lt;s.length;r++)(t=(e=s[r]).getAttribute("data-secret"))||(t=Math.random().toString(36).substring(2,12),e.src+="#?secret="+t,e.setAttribute("data-secret",t)),e.contentWindow.postMessage({message:"ready",secret:t},"*")},!1)))}(window,document);
//# sourceURL=https://helloindonesia.id/wp-includes/js/wp-embed.min.js
&lt;/script&gt;
</html><thumbnail_url>https://helloindonesia.id/wp-content/uploads/2018/04/DSC_0003.jpg</thumbnail_url><thumbnail_width>3216</thumbnail_width><thumbnail_height>2136</thumbnail_height><description>ARITMIA kini malam terlalu muram bila harus keceritakan padamu kantuk yang pernah kau tahan untuk mendengar suaraku nyenyak di bunuh waktu remuk di dalam serabut halus di setiap katup, yang menandai kesempatan telah tertutup berdetak dalam detik , berontak dalam cekik diorama tanpa irama kau menempatkan kesabaran begitu tipis di penantian mencedrai luka yang sedang kujahit sebagai upaya siuman dari rasa sakit harapan meruncingkan jarum nya bekerja menyulam takdir bersama kesalahan yang ingin aku perbaiki agar jantung lancar memompa darah melewati aorta, memapah kehendak yang mengatasnamakan cinta kusut dan berantakan satu persatu getir tumbuh di serambi menyekat sirkulasi mengepung bagai teralis di sekujur pulmonalis menhaan karbon dioksida lebih lama di dada liang batin pun terkoyak tanpa perlawanan kabar yang kau sampaikan hanya kulihat sebagai beling yang siap menusuk lebih dalam menganga dan berdarah deras kenangan luluh terbilas sebuah pinangan kau terima keinginan baik dari seorang yang kau sangka baik baik bila itu benar baik, tak usah bertanya apa aku masih dalam keadaan baik !! anggap saja kemarin hanya buih yang menempel sejenak di benak mu di usap pelang menhilang , terhapus tanpa berselang Menjadi pernah pada akhir nya tetap punah selamat untuk hati mu yang akan hidup di satu rumah biarkan aku kembali berkencan dengan khayalan becerita tentang rencana setelah sah petak bangunan &#x2026;. pagar di halaman.. posisi jendela letak pot bunga.. motif sofa&#x2026; tebal selimut.. nama anak pertama dan hal hal yang hampir terjadi lain nya di nadi ku kini mengalir cemburu menhidupi denyut kecewa mengalun dalam vena yang ennga mengalirkan darah menghentikan laju udara dalam sekat paru paru yang terpecah saat gaun pengantin sudah kau unggah dan undangan pun sudah tersebar untuk pesta yang meriah maka peryaan lengkaplah sudah cincinmu tersema jantung terlumat &#x2026;. !!!! &#x2014;&#x2014;&#x2014;&#x2014;&#x2014; Wira Setyanagara &#x2014;&#x2014;&#x2014;&#x2014;&#x2014;</description></oembed>
