Tari Beladas Bujang Gadis dari Sumatra Selatan

Helloindonesia.id – Empat orang penari perempuan keluar dari arah kanan, sedangkan tiga orang penari laki-laki keluar dari arah sebaliknya. Mereka mengenakan pakaian tradisional Sumatera Selatan yang telah mengalami modifikasi di beberapa bagiannya, termasuk dalam penggunaan rompi pada penari laki-laki. Penari yang berjumlah tujuh orang tersebut sedang menarikan sebuah tari kreasi bertajuk tari bujang gadis beladas.

Beladas Bujang Gadis Beladas dance
Tari Beladas Bujang Gadis

Sejarah Tari Beladas Bujang

Tari bujang gadis beladas merupakan tari kreasi yang menggambarkan keceriaan muda-mudi masyarakat Ogan Kemering Ilir, Palembang, Sumatera Selatan. Keceriaan ini terlihat dari gerakan tari yang betumpu pada gerakan kaki seperti, melompat, berbaur, dan mengubah formasi. Meski berbaur, gerakan penari laki-laki akan terus mengikuti kelompoknya, begitupun sebaliknya bagi penari perempuan.

Dari segi kostum, penari bujang gadis beladas mengenakan pakaian khas Sumatera Selatan. Penari perempuan mengenakan baju kurung dengan bawahan kain songket Palembang dengan warna motif emas. Sementara para penari laki-laki mengenakan rompi berwarna cerah yang bagian bawahnya juga dibalut dengan kain songket.

Di bagian atas, penari perempuan menggunakan penutup kepala sementara penari laki-laki dibalut dengan ikat kepala yang kedua dihiasi dengan bulu burung cenderawasih sebagai simbol kecantikan. Sementara, rebana kecil menjadi satu-satunya properti yang digunakan dalam pementasan tari bujang gadis beladas.

Kapan tari ini di pentaskan ?

Sama halnya dengan garapan seni kontemporer lainnya, musik yang mengiringi tari bujang gadis beladas adalah musik yang bersumber dari perpaduan berbagai alat musik, baik tradisional maupun yang sudah modern. Alat musik tradisional ini antara lain berupa, jimbe, kendang, dan akordian sebagai ciri khas utama dalam setiap garapan musik Melayu Sumatera.

Tari bujang gadis beladas kerap dipentaskan dalam berbagai hajat seperti, pernikahan, khitanan, atau dalam berbagai acara formal lainnya. Pesan keceriaan yang disampaikan dalam tarian ini merepresentasikan muda-mudi Sumatera Selatan, khususnya di Kabupaten Ogan Kemering Ilir yang selalu energik, ceria, dan bergembira.

Visit too : http://balitraveldiary.com/