[:id]Gambar penari Dayak tampil dalam Tari Gantar Kalimantan Timur.[:en]Gantar Traditional Dance[:]
Helloindonesia.id – Dari tanah Kalimantan Timur yang kaya budaya, hadir sebuah tarian tradisional yang sarat simbol dan makna, yaitu Tari Gantar. Tarian ini berasal dari Suku Dayak Benuaq dan Dayak Tunjung yang mendiami wilayah Kabupaten Kutai Barat. Lebih dari sekadar pertunjukan seni, Tari Gantar merupakan bentuk penyambutan penuh sukacita terhadap tamu yang datang.
Tari Gantar mencerminkan semangat kegembiraan serta sifat ramah tamah masyarakat Dayak. Tarian ini kerap dipentaskan untuk menyambut tamu penting, baik wisatawan, pejabat, hingga investor yang berkunjung ke Kalimantan Timur. Dalam suasana yang meriah, para tamu sering diajak untuk ikut menari, menciptakan momen keakraban yang hangat dan menyenangkan.
Gerakan dalam Tari Gantar bukanlah gerakan sembarangan. Tarian ini menggambarkan proses menanam padi, sebuah aktivitas penting dalam kehidupan masyarakat Dayak. Tongkat yang digunakan oleh penari mewakili alat untuk membuat lubang di tanah, sedangkan bambu berisi biji-bijian menggambarkan benih padi yang akan ditanam.
Tarian ini menekankan harmoni antara manusia dan alam. Setiap langkah dan hentakan seolah menjadi doa bagi hasil panen yang melimpah. Tidak heran jika Tari Gantar juga dianggap sebagai simbol kesejahteraan dan harapan.
Tari Gantar memiliki beberapa variasi, masing-masing dengan ciri khas gerakan dan makna yang berbeda:
Variasi ini menunjukkan betapa kaya dan beragamnya budaya tari di kalangan masyarakat Dayak.
Para penari Tari Gantar biasanya mengenakan pakaian khas yang disebut Ulap Doyo. Kain ini dibuat dari serat tanaman doyo yang ditenun secara tradisional oleh perempuan Dayak. Ulap Doyo tidak hanya mencerminkan keindahan estetika, tetapi juga mengandung filosofi tentang ketekunan dan keterampilan tangan masyarakat Dayak Benuaq.
Dengan hiasan manik-manik dan corak etnik khas Kalimantan, kostum ini menambah keanggunan gerakan para penari sekaligus memperkuat identitas budaya suku Dayak.
Setiap tanggal 27 Agustus, organisasi Jalasenastri memperingati hari jadinya. Tahun 2025 ini, Jalasenastri memasuki usia…
Setiap tanggal 25 Agustus, Indonesia memperingati Hari Perumahan Nasional (Hapernas). Peringatan ini menjadi pengingat bahwa…
Hari ini, 17 Agustus 2025, Indonesia merayakan HUT RI ke-80. Delapan puluh tahun sudah bangsa…
Apabila Anda tertarik memperdalam wawasan sejarah budaya dan tradisi kesultanan Jawa, Museum Kereta Keraton Yogyakarta…
Hari Pramuka Nasional diperingati setiap 14 Agustus sebagai momen bersejarah bagi Gerakan Pramuka Indonesia. Tanggal…
Letaknya yang strategis di Pancasila dan demokrasi membuat Mahkamah Konstitusi (MK) menjadi salah satu pilar…