Indonesian

Melihat budaya Dayak di Museum Kalimantan Barat

Helloindonesia.id – Bila Anda ingin melihat seluk beluk kebudayaan Dayak yang tinggal di kawasan Kalimantan Barat mungkin Museum yang satu ini layak dikunjungi. Museum Provinsi Kalimantan Barat, museum yang menyimpan koleksi khas suku Dayak seperti rumah langun, sandung, dan aneka jenis patung-patung khas suku asli Kalimantan ini.

Museum

Lokasi Museum Kalimantan Barat

Museum Provinsi Kalimantan Barat terletak di Jalan Jendral Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat. Museum ini berada tepat di samping Gedung Dewan Kesenian Kalimantan Barat. Memasuki ruangan dalam museum, nuansa budaya melayu dayak begitu terasa mulai dari ornamen-ornamen khas seperti baju adat pernikahan Dayak, alat tenun hingga peralatan tradisional suku dayak seperti peralatan kematian maupun sunatan.

Museum ini tergolong mewah, memiliki bangunan berlantai dua yang keduanya difungsikan sebagai gedung pameran yang menampilkan aneka jenis koleksi yang dimiliki museum. Museum ini memiliki beberapa ruangan yakni ruang pengenalan yang menampilkan sejumlah koleksi seperti koleksi geologika berupa batu-batuan serta biologika berupa tengkorak atau rangka manusia, tumbuhan, dan binatang.

Selain itu ada juga ruang budaya Kalimantan Barat yang mencakup 7 unsur kebudayaan seperti, religi dan upacara keagamaan, mata pencaharian hidup, organisasi kemasyarakatan, teknologi dan peralatan, pengetahuan, kesenian, serta bahasa. Ada juga ruang keramik yang menampilkan aneka jenis keramik seperti tempayan, piring, mangkuk yang berasal dari Kalimantan Barat maupun keramik buatan luar negeri seperti Cina, Vietnam dan beberapa negara lainnya.

Sejarah Museum

Museum ini pembangunannya mulai dirintis sejak tahun 1974. Peresmian sekaligus pembukaan museum untuk umum dilakukan pada tanggal 4 Oktober 1983 oleh Direktur Jendral Kebudayaan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Sejak awal didirikan, salah satu visi didirikannya museum ini sebagai lembaga pelestarian dan pengembangan Kebudayaan dan Pariwisata Kalimantan Barat.

Baca Juga

https://areabali.com/id/pulau-nusa-penida-surga-bagi-manusia-dan-biota-laut/
Hello Indonesia

Recent Posts

Evolusi Kopi Nusantara: Dari Kebun Menuju Gaya Hidup Urban

Dahulu, kopi mungkin hanya identik dengan minuman pagi para orang tua di teras rumah. Disajikan…

2 bulan ago

Nikmatnya Abon Gulung Manokwari, Oleh-oleh Ikonik dari Papua Barat

Abon Gulung merupakan primadona kuliner dari Manokwari, Papua Barat. Roti ini bukan sekadar camilan biasa…

5 bulan ago

Tari Magasa: Simbol Kerukunan dan Persatuan Suku Arfak di Papua Barat

Indonesia memiliki kekayaan budaya yang luar biasa, terutama dalam seni tari. Salah satu yang paling…

5 bulan ago

Hari Trikora: Sejarah, Tujuan, dan Makna

Hari Trikora diperingati setiap 19 Desember sebagai momen penting dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Trikora…

6 bulan ago

Danau Anggi Papua Barat – Keindahan Alam Pegunungan Arfak

Danau Anggi Papua Barat merupakan salah satu destinasi alam eksotis yang terletak di kawasan Pegunungan…

6 bulan ago

Tari Wutukala: Ekspresi Syukur Nelayan Papua yang Sarat Nilai Budaya

Tari Wutukala merupakan salah satu tarian tradisional khas Papua Barat yang berasal dari wilayah pesisir…

6 bulan ago