Indonesian

Festival Budaya Isen Mulang 2025: Parade Budaya Kalimantan Tengah

Provinsi Kalimantan Tengah kembali menggelar Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2025 dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun ke-68 provinsi tersebut. Acara tahunan ini akan berlangsung mulai 17 hingga 23 Mei 2025 di Kota Palangka Raya. Dengan mengusung tema “Merawat Identitas Budaya, Membangun Kalteng Berkah”, festival ini menjadi momentum penting untuk menampilkan keragaman budaya, seni, dan tradisi masyarakat Kalimantan Tengah, khususnya budaya Dayak.

Menyuguhkan Kekayaan Tradisi Lokal

Festival Budaya Isen Mulang menghadirkan berbagai kegiatan budaya yang mencerminkan kearifan lokal dan semangat kebersamaan masyarakat Kalimantan Tengah. Beberapa agenda unggulan dalam festival ini antara lain:

  • Parade Budaya Nusantara yang menampilkan pakaian adat dan atraksi seni dari 14 kabupaten/kota di Kalimantan Tengah. Peserta parade memamerkan keunikan budaya mereka melalui kostum khas, tarian tradisional, dan musik daerah.
  • Lomba Balanga (Perahu Hias) di Sungai Kahayan yang menjadi tontonan menarik bagi wisatawan. Perahu-perahu dihias dengan ornamen khas Dayak, memperlihatkan kekayaan simbolik budaya lokal.
  • Tari Massal Isen Mulang yang melibatkan ratusan penari dari berbagai latar belakang. Gerakan dinamis dalam tarian ini menggambarkan semangat persatuan dan kekuatan budaya.
  • Pertunjukan musik tradisional dan lomba permainan rakyat, seperti manyipet (menyumpit), besei kambe (balap perahu dayung), hingga lomba masak kuliner khas daerah.

Mendorong Ekonomi Kreatif dan Pariwisata

Tak hanya menjadi wadah pelestarian budaya, FBIM 2025 juga berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi lokal. Dalam festival ini digelar pula pameran UMKM, bazar kuliner tradisional, serta promosi produk kerajinan tangan seperti anyaman rotan, tenun Dayak, dan manik-manik. Kegiatan ini memberi ruang bagi pelaku usaha kecil menengah untuk berkembang dan memperluas pasar.

Festival ini juga menarik perhatian wisatawan, baik lokal maupun mancanegara. Pemerintah daerah berharap, penyelenggaraan FBIM dapat meningkatkan daya tarik pariwisata Kalimantan Tengah sebagai destinasi budaya unggulan di Indonesia.

Menjadi Simbol Keberagaman yang Harmonis

Festival Budaya Isen Mulang tidak sekadar hiburan. Ia menjadi simbol semangat gotong royong, toleransi, dan penghargaan terhadap akar budaya. Isen Mulang, yang berarti pantang mundur, menjadi semangat yang menginspirasi masyarakat Kalimantan Tengah untuk terus menjaga warisan budaya sambil menatap masa depan yang lebih baik.

Kunjungi juga http://balitraveldiary.com/

Hello Indonesia

Recent Posts

Evolusi Kopi Nusantara: Dari Kebun Menuju Gaya Hidup Urban

Dahulu, kopi mungkin hanya identik dengan minuman pagi para orang tua di teras rumah. Disajikan…

2 bulan ago

Nikmatnya Abon Gulung Manokwari, Oleh-oleh Ikonik dari Papua Barat

Abon Gulung merupakan primadona kuliner dari Manokwari, Papua Barat. Roti ini bukan sekadar camilan biasa…

5 bulan ago

Tari Magasa: Simbol Kerukunan dan Persatuan Suku Arfak di Papua Barat

Indonesia memiliki kekayaan budaya yang luar biasa, terutama dalam seni tari. Salah satu yang paling…

5 bulan ago

Hari Trikora: Sejarah, Tujuan, dan Makna

Hari Trikora diperingati setiap 19 Desember sebagai momen penting dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Trikora…

6 bulan ago

Danau Anggi Papua Barat – Keindahan Alam Pegunungan Arfak

Danau Anggi Papua Barat merupakan salah satu destinasi alam eksotis yang terletak di kawasan Pegunungan…

6 bulan ago

Tari Wutukala: Ekspresi Syukur Nelayan Papua yang Sarat Nilai Budaya

Tari Wutukala merupakan salah satu tarian tradisional khas Papua Barat yang berasal dari wilayah pesisir…

6 bulan ago