Indonesian

Menikmat Keindahan Alam Bawah Laut di Pulau Hoga, Wakatobi

Mengenal Sisi Pulau Hoga Lebih Dekat

Indonesia adalah salah satu negara kepulauan terbesar di Asia Tenggara. Tak heran jika negara ini menyediakan banyak keindahan alam, baik darat maupun bawah laut. hal tersebut dapat dilihat di salah satu pulau. Pulau Hoga namanya, pulau yang terletak di wilayah kepulauan Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Pulau ini memiliki luas 1.390.000 ha yang merupakan gabungan dari beberapa pulau lainnya. Pulau hoga sendiri berada di sebelah timur pulau Kaledupa. Selain itu, terdapat pula beberapa pulau kecil lainnya seperti Pulau Wangi-Wangi, Pulau Binongko, Pulau Tomia dan Pulau Kapota. 

Pulau hoga merupakan salah satu destinasi wisata yang banyak diminati oleh pengunjung, dari sekian banyak pesona keindahan Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Hal ini dapat dilihat dari catatan pengunjung sebanyak 28 ribu wisatawan nasional dan 6000 wisatawan mancanegara, hanya dalam kurun waktu 2 bulan. Dari catatan pengunjung dapat diketahui tak hanya wisatawan dalam negeri saja, bahkan mancanegara seperti Amerika dan Eropa, berkunjung di pulau ini.

Sumber gambar : indonesiakaya.com

Suasana Pulau Hoga

Bagaimana tidak, saat tiba di pulau ini, pengunjung akan dimanjakan suasana tenang, dan jauh dari kata keramaian. Jajaran pohon kelapa dan hamparan pasir putih yang mengitari pulau adalah hal pertama yang dilihat oleh pengunjung. ditambah lagi, desiran pantai yang tenang, membuat pengunjung betah untuk berlama-lama disini. Dengan suasana pulau seperti ini, tak sedikit dari pengunjung memanfaatkan momen tersebut, untuk sekedar bersantai ria bersama keluarga atau teman seperjalanan seusai diving

Keindahan Bawah Laut Menjadi Daya Tarik Pulau Hoga

Selain suasana pulau tenang, keindahan bawah laut menjadi daya tarik besar pulau ini. Oleh karena itu, Bagi pecinta diving atau snorkeling terdapat 29 titik penyelaman yang tersebar di perairan pulau hoga. Seperti Pinnacle, Karang Kaledupa dengan table coral (karang berbentuk meja) ukuran 2-3 meter di Pulau Kaledupa dan Karang Mari Mabuk di Pulau Tomia. Pulau Hoga memiliki 750 spesies koral dari sekitar 850 yang ada di dunia. 

Tak perlu khawatir, bagi pengunjung yang tidak menyukai aktivitas diving atau snorkeling, anda dapat berenang di sekitar perairan dangkal atau bibir pantai. Ombak di perairan Pulau Hoga begitu tenang sehingga anda dapat berenang dengan aman. selain itu, air laut yang sangat jernih mampu melihat terumbu karang yang memikat mata tanpa harus menyelam terlalu dalam. Selain karang dengan berbagai bentuk keunikannya. anda juga akan mendapati berbagai jenis ikan di pulau ini. bahkan kuda laut berukuran kecil pun ada dipulau ini. Setidaknya terdapat 83 jenis ikan yang berada di pulau ini. 

Tips Mengunjungi Pulau Hoga

Untuk para wisatawan yang hendak berkunjung di Pulau Hoga, waktu yang pas adalah pada bulan April hingga Juni atau bulan Oktober sampai bulan Desember. Pesona pulau ini sungguh sulit disembunyikan saat matahari terbit atau terbenam. Apalagi saat malam hari, sungguh menakjubkan melihat bintang bertaburan di langit pulau ini. 

Akses Pulau Hoga

Selain itu, akses untuk menuju pulau hoga hanya dapat dilakukan melalui jalur laut. Dimulai dari kendari atau bau-bau, kemudian menyebrang di pulau hoga. Pengunjung juga dapat menyewa speedboat dari dermaga di Wanci, Kabupaten Wakatobi dengan sewa seharga Rp. 150.000. 

Fasilitas Pulau Hoga

Tak perlu khawatir untuk pengunjung yang ingin menginap di Pulau Hoga, karena terdapat beberapa jenis homestay atau penginapan yang nyaman, dan tentunya menyesuaikan budget perjalanan anda. Adapun biaya penginapan di Pulau Hoga dimulai dari kisaran Rp. 150.000 /malamnya. Hampir semua penginapan berbahan dasar kayu yang menambah suasana pulau khas seperti pantai, menyatu dengan alam. Pulau ini sungguh memiliki daya tarik tersendiri sehingga mampu menghipnotis setiap pengunjung dengan keindahan pulau ini. Jaid, tertarik tidak untuk mengunjunginya?

Hello Indonesia

Recent Posts

Evolusi Kopi Nusantara: Dari Kebun Menuju Gaya Hidup Urban

Dahulu, kopi mungkin hanya identik dengan minuman pagi para orang tua di teras rumah. Disajikan…

2 bulan ago

Nikmatnya Abon Gulung Manokwari, Oleh-oleh Ikonik dari Papua Barat

Abon Gulung merupakan primadona kuliner dari Manokwari, Papua Barat. Roti ini bukan sekadar camilan biasa…

5 bulan ago

Tari Magasa: Simbol Kerukunan dan Persatuan Suku Arfak di Papua Barat

Indonesia memiliki kekayaan budaya yang luar biasa, terutama dalam seni tari. Salah satu yang paling…

5 bulan ago

Hari Trikora: Sejarah, Tujuan, dan Makna

Hari Trikora diperingati setiap 19 Desember sebagai momen penting dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Trikora…

6 bulan ago

Danau Anggi Papua Barat – Keindahan Alam Pegunungan Arfak

Danau Anggi Papua Barat merupakan salah satu destinasi alam eksotis yang terletak di kawasan Pegunungan…

6 bulan ago

Tari Wutukala: Ekspresi Syukur Nelayan Papua yang Sarat Nilai Budaya

Tari Wutukala merupakan salah satu tarian tradisional khas Papua Barat yang berasal dari wilayah pesisir…

6 bulan ago