[:id]Pantai Kamali, Wisata Andalan Kota Baubau, Sulawesi Tenggara.[:]
Helloindonesia.id – Indonesia merupakan salah satu negara kepulauan. Tak heran jika banyak wisata alam Indonesia yang menyajikan keindahan alam pantai. Hampir disetiap daerah tentunya memiliki satu tempat wisata alam yang menjadi daya tarik wisatawan untuk berkunjung. Salah satunya di kota Baubau, Sulawesi Tenggara.
Berbicara tentang kota Baubau yang terletak di Provinsi Sulawesi Tenggara, akan menjadi pusat perhatian ketika mendengar pantai Kamali. Pantai kamali merupakan salah satu tempat bersantai yang banyak diminati oleh warga sekitar. Tak hanya warga sekitar, banyak dari kalangan wisatawan berkunjung ke pantai hanya sekedar berbincang bincang dengan menikmati pantai ini. Namun, pantai kamali akan selalu menjadi tempat favorit bagi masyarakat kota Baubau untuk berkumpul dan bersenda gurau. Tak heran jika pantai ini selalu ramai setiap harinya.
Mendengar kata pantai, biasanya akan membayangkan lautan biru dengan pasirnya. Namun, tidak untuk pantai kamali. Ketika berkunjung ke pantai ini wisatawan akan disajikan dengan deburan ombak yang kuat, perahu nelayan yang sibuk mencari ikan serta angin sepoi sepoi yang menampar wajah.
Pantai Kamali yang juga menjadi ikon dari kota Baubau adalah Patung Kepala Naga yang menjadi ciri khas dari pantai Kamali. Menariknya pantai ini dibuat sangat panjang seakan akan memiliki tubuh. Selain itu area pantai kamali dibagi menjadi tiga area utama. Wilayah barat pantai difungsikan sebagai tempat parkir untuk para pengunjung. Area ini juga dijadikan tempat pedagang kaki lima untuk menjajakan berbagai macam dagangannya. Sementara di sisi timur pantai dimanfaatkan sebagai para pedagang yang berdagang di malam hari. Untuk area tengah terdapat ikon dari kota Baubau yakni patung kepala naga dari Kerajaan Buton terdahulu.
Selain itu, Pantai Kamali juga menyajikan pemandangan alam yang menakjubkan. Di sepanjang tepi pantai memiliki sajian taman yang sangat rapi membuatnya makin indah. Daya tarik pantai inilah yang menjadi alasan wisatawan untuk berkunjung menikmati pantai ini. Tak hanya itu, di beberapa area masih terdapat pasir pantai yang disisihkan. Adanya pasir ini dikarenakan terdapat kebutuhan untuk taman menjadi sarana bermain anak anak. Karena pemandangan pantai yang begitu indah, tak heran jika banyak wisatawan memotret dirinya disini sebagai jejak.
Ketika menjelang malam tiba, sepanjang pantai dipasangi lampu warna warni yang menambah pesona keindahan pantai Kamali di malam hari. Terlebih lagi dimalam minggu akan disajikan pertunjukan jalanan. Seperti konser mini yang memainkan alat musiknya serta membawakan beberapa lagu. Wisata ini tak hanya memanjakan mata, namun juga lidah. Kulinernya mulai dari makanan utama, penutup, camilan, hingga makanan khas pulau buton. Apalagi tempat ini disajikan dengan minuman khas Sulawesi yakni saraba. Saraba terlihat mirip dengan wedang jahe di jawa, namun saraba memiliki aroma cita rasa yang kuat dari rempah rempah alaminya
letak pantai kamali sendiri terdapat di pusat kota Baubau. Dari pelabuhan Murhun Baubau dapat menempuh jarak sekitar 100 meter menggunakan transportasi umum. Setiap pengunjung akan dikenakan biaya tiket masuk seharga Rp. 10.000. dengan parkir untuk roda empat Rp. 10.000 sedangkan roda dua Rp. 5.000. Dengan harga yang terbilang sangat murah kita sudah dapat menikmati keindahan pantai kamali. Belum lagi fasilitas yang disiapkan cukup memadai.
Dahulu, kopi mungkin hanya identik dengan minuman pagi para orang tua di teras rumah. Disajikan…
Abon Gulung merupakan primadona kuliner dari Manokwari, Papua Barat. Roti ini bukan sekadar camilan biasa…
Indonesia memiliki kekayaan budaya yang luar biasa, terutama dalam seni tari. Salah satu yang paling…
Hari Trikora diperingati setiap 19 Desember sebagai momen penting dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Trikora…
Danau Anggi Papua Barat merupakan salah satu destinasi alam eksotis yang terletak di kawasan Pegunungan…
Tari Wutukala merupakan salah satu tarian tradisional khas Papua Barat yang berasal dari wilayah pesisir…