[:en]Traditional Weaving Dayak Iban[:]
Helloindonesia.id – Kain kebat namanya. Kain tenun ini biasa dipakai oleh masyarakat Suku Dayak Iban di Kalimantan Barat. Kain ini menjadi salah satu pakaian mewah yang biasa digunakan pada upacara-upacara kebesaran.
Para penenun dari Suku Dayak Iban sering menggunakan pola asimetris pada kain kebat. Selain itu, mereka juga sering menggunakan motif-motif alam, seperti tanaman dan hewan.Harga kain kebat sangat bervariasi. Mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Kualitas kain serta kerumitan motif sangat menentukan harga sehelai kain kebat.
Selain kain kebat, Suku Dayak Iban juga memiliki beberapa kain tenun khas lainnya. Salah satunya kain tenun sidan. Kekhasan kain tenun ini adalah pada warna-warna terang dan cerah. Kain lain yang juga berasal dari salah satu Suku Dayak yang tinggal di Kalimantan Barat ini adalah kain sungket. Kain ini memiliki motif garis-garis yang besar dan tegas.
Kain-kain tenun ini membuktikan kalau Indonesia memiliki beragam kain-kain tradisional yang khas serta kaya akan motif yang beragam di setiap daerah.
Baca Juga
Dahulu, kopi mungkin hanya identik dengan minuman pagi para orang tua di teras rumah. Disajikan…
Abon Gulung merupakan primadona kuliner dari Manokwari, Papua Barat. Roti ini bukan sekadar camilan biasa…
Indonesia memiliki kekayaan budaya yang luar biasa, terutama dalam seni tari. Salah satu yang paling…
Hari Trikora diperingati setiap 19 Desember sebagai momen penting dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Trikora…
Danau Anggi Papua Barat merupakan salah satu destinasi alam eksotis yang terletak di kawasan Pegunungan…
Tari Wutukala merupakan salah satu tarian tradisional khas Papua Barat yang berasal dari wilayah pesisir…