Indonesian

Jernihnya Danau Weekuri Sumba

Terletak di Desa Kalenarogo, Kecamatan Kodi Utara, Kabupaten Sumba Barat Daya, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Danau Weekuri mulai ramai dikunjungi oleh para wisatawan belakangan ini. Danau Weekuri yang berwarna hijau kebiru-biruan ini merupakan danau yang sangatlah unik jika dibandingkan dengan danau-danau pada umumnya di Indonesia karena kandungan airnya yang asin dan payau. Kenapa asin? Karena sebenarnya danau ini adalah sebuah laguna yang terbentuk dari air lautan lepas yang berada di kisaran danau. Air tersebut masuk dari celah-celah bebatuan yang berada di gugusan karang sekitaran danau. Selain sifat air payau yang dibawa dari laut, uniknya lagi di danau ini terdapat beberapa titik sumber mata air yang membuat gradasi warna air di danau ini bervariatif, yaitu ada yang berwarna biru cerah, biru sedikit kehijau-hijauan bahkan ada yang rasanya hangat dan ada yang dingin. Keunikannya sangat jarang ditemukan pada danau-danau lainnya di Indonesia!

Danau Weekuri memiliki air yang sangatlah jernih dengan kedalaman air yang tak cukup dalam, sehingga sangat cocok digunakan oleh pengunjung untuk sekedar bermain air dan berenang. Tersembunyi di balik pepohonan rimbun dan semak belukar serta jauh dari keramaian kota, suasana di sekitar danau terasa masih sangat asri.

Akses Menuju Lokasi Wisata
Dari Waikabubak (ibukota Kabupaten Sumba Barat) atau Tambolaka (ibukota Kabupaten Sumba Barat Daya), pengunjung dapat terlebih dahulu menyewa kendaraan bermotor baik motor/ mobil di Tambolaka atau Waikabubak. Untuk biaya sewa mobil berkisar mulai dari 500.000-600.000 rupiah sudah berserta dengan drivernya dan untuk biaya sewa motor yaitu sekitar 100.000-150.000 rupiah per harinya.

Berjarak sekitar 60 km dari Tambolaka yang merupakan ibukota Kabupaten Sumba Barat Daya, akses untuk menuju lokasi ini masih terbilang cukup sulit karena belum terdapatnya transportasi umum dan lokasinya yang berada jauh dari perkotaan. Tak ada satupun petunjuk jalan menuju ke lokasi sehingga pengunjung harus sering-sering bertanya dengan penduduk setempat keberadaan lokasi danau ini. Kondisi jalan menuju ke lokasi danau bervariatif, beberapa titik sudah beraspal halus namun ada sebagian titik yang masih berbatu dan masih dalam proses pengerasan tanah. Di tengah perjalanan menuju Weekuri, di kiri jalan Anda akan melihat sebuah resort milik warga negara Perancis yang mengeola Pantai Mandorak, salah satu pantai di wilayah Kodi. Tak jauh dari situ, Anda akan memasuki kawasan Danau Weekuri yang ditandai dengan adanya pos penjaga. Ada beberapa penduduk lokal setempat yang menjaga pos tersebut dan pengunjung hanya perlu membayar tiket masuk seikhlasnya saja untuk menikmati danau indah ini. Selanjutnya dari pos jaga tersebut, pengunjung masih harus berjalan sekitar 20 meter untuk menuju lokasi danau.
 
Selain dapat menikmati keindahan Danau Weekuri dengan bermain air ataupun berenang, pengunjung juga dapat menikmati dan menjelajahi keindahannya dari ketinggian. Hanya perlu berjalan kaki menyusuri jalan setapak ke arah barat mengikuti bunyi deru ombak, pengunjung dapat menaiki bukit karang yang menjorok ke lautan lepas. Ketika meniti bebatuan karang ini, pengunjung harus ekstra berhati-hati karena bebatuan karang ini sangat lancip dan tajam. Dari atas puncak bukit karang ini, pengunjung akan merasakan sensasi berbeda. Jauh lebih indah jika menikmati panorama keindahan Danau Weekuri dari atas bukit karang ini. Lautan biru dengan ombaknya yang menghantam gugusan karang yang mengelilingi danau ini akan membuat pengunjung berdecak kagum. Danau Weekuri pun terlihat seperti kolam biru apabila dilihat dari ketinggian.

Waktu yang tepat untuk mengunjungi Danau Weekuri adalah jam 4 sore hari. Pada sore hari matahari mulai condong ke barat sehingga langitnya yang biru akan memantulkan cahaya ke danau, selain itu juga pengunjung dapat menyaksikan matahari terbenam dari atas puncak bukit karang ini.

Tak ada fasilitas penunjang apapapun di kawasan danau seperti warung makan, toilet atau bahkan penginapan. Sebaiknya pengunjung berbekal makanan dan minuman ringan sebelumnya, sehingga dapat disantap sambil menikmati keindahan Danau Weekuri.

Hello Indonesia

Recent Posts

Evolusi Kopi Nusantara: Dari Kebun Menuju Gaya Hidup Urban

Dahulu, kopi mungkin hanya identik dengan minuman pagi para orang tua di teras rumah. Disajikan…

2 bulan ago

Nikmatnya Abon Gulung Manokwari, Oleh-oleh Ikonik dari Papua Barat

Abon Gulung merupakan primadona kuliner dari Manokwari, Papua Barat. Roti ini bukan sekadar camilan biasa…

5 bulan ago

Tari Magasa: Simbol Kerukunan dan Persatuan Suku Arfak di Papua Barat

Indonesia memiliki kekayaan budaya yang luar biasa, terutama dalam seni tari. Salah satu yang paling…

5 bulan ago

Hari Trikora: Sejarah, Tujuan, dan Makna

Hari Trikora diperingati setiap 19 Desember sebagai momen penting dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Trikora…

6 bulan ago

Danau Anggi Papua Barat – Keindahan Alam Pegunungan Arfak

Danau Anggi Papua Barat merupakan salah satu destinasi alam eksotis yang terletak di kawasan Pegunungan…

6 bulan ago

Tari Wutukala: Ekspresi Syukur Nelayan Papua yang Sarat Nilai Budaya

Tari Wutukala merupakan salah satu tarian tradisional khas Papua Barat yang berasal dari wilayah pesisir…

6 bulan ago