Kacang Goyang Oleh-Oleh Khas Manado, Sulawesi Utara

Kacang Goyang Oleh-Oleh Khas Manado, Sulawesi Utara

Helloindonesia.id – Mengunjungi satu daerah tidaklah sempurna jika tak membawa oleh-oleh untuk dibagikan sanak saudara atau kerabat. Begitu juga saat berkunjung di Kota Manado, Sulawesi Utara. Kali ini pengunjung akan mendapati beraneka ragam oleh-oleh untuk dibawa pulang. Salah satunya adalah kacang goyang warna warni yang khas terlihat begitu menarik mata.

  • Kacang Goyang Oleh-Oleh Khas Manado, Sulawesi Utara
  • Kacang Goyang Oleh-Oleh Khas Manado, Sulawesi Utara
  • Kacang Goyang Oleh-Oleh Khas Manado, Sulawesi Utara

Kota Kotamobagu adalah salah satu tempat yang terkenal akan kuliner kacang goyang. Tepatnya di Kelurahan Motoboi Kecil, Kecamatan Kotamobagu Selatan, Kota Kotamobagu. Di tempat ini para pembuat kacang goyang banyak tersebar di rumah-rumah warga Kotamobagu. Kuliner kacang goyang akan terus dipertahankan hingga turun temurun.

Kacang goyang yang menghasilkan beraneka ragam warna, dihasilkan dari lelehan gula yang telah diberi pewarna makanan guna menarik para pembeli. Selain warna yang mampu menjadi daya tarik pembeli rasanya pun tak kalah menariknya. Perpaduan rasa manis sedikit pahit, gurih dan renyah. Bahkan keunikan tekstur kacang yang keras diluar namun ketika digigit akan terasa lembut di dalam.

Bagaimana Proses Pembuatannya?

Bahan dasar kacang ini adalah kacang biasa pada umumnya. Dinamakan kacang goyang karena menurut cerita orang Minahasa dari proses pembuatannya. Kacang tanah yang masih di dalam kulit kemudian disangrai menggunakan pasir dengan menggoyang-goyangkan. Hal ini bertujuan agar kacang yang dihasilkan menjadi tidak gosong dan matang secara merata.

Kudapan kacang goyang biasanya dibandrol seharga Rp. 10.000 hingga Rp. 25.000, dengan harga tersebut tergantung besar kecilnya ukuran pengemasan. Biasanya dikemas dengan plastik, ada juga yang pengemasannya dengan toples plastik. Tak heran jika banyak wisatawan yang berkunjung ke Manado memborong kudapan kacang goyang ini. Selain harganya yang murah, warna dan rasanya juga menjadi daya tarik wisatawan untuk memborongnya.