Hari Kereta Api Nasional, 28 September

Hari Kereta Api Nasional

Helloindonesia.id – Setiap Tanggal 28 September diperingati sebagai Hari Kereta Api Nasional. Di tahun 2020 diperingati berdirinya Djawatan Kereta Api Repoeblik Indonesia (DKARI), yang merupakan cikal bakal diperingatinya Hari Kereta Api Nasional.

Dilansir dari website kai.id, setelah Indonesia memproklamasikan Kemerdekaan pada Tanggal 17 Agustus 1945, beberapa hari kemudian dilakukan pengambilalihan stasiun dan Kantor Pusat Kereta Api di Bandung pada Tanggal 28 September 1945. Hal tersebut menandai berdirinya DKARI. Ketika Belanda kembali ke Indonesia Tahun 1946, Belanda membentuk kembali perkeretaapian di Indonesia bernama Staatsporwegen/Verenigde Spoorwegbedrif (SS/VS).

Berdasarkan perjanjian damai Konferensi Meja Bundar Desember (KMB) 1949, dilaksanakan pengambilalihan aset – aset milik Pemerintah Hindia Belanda. Pengalihan dalam bentuk penggabungan antara DKARI dengan SS/VS menjadi Djawatan Kereta Api (DKA) Tahun 1950.

Menilik dari sejarahnya model transportasi kereta api mempunyai peranan penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, pengembangan wilayah dan pemersatu wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dalam rangka mewujudkan Wawasan Nusantara, serta memperkukuh ketahanan nasional dalam usaha mencapai tujuan nasional berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Perkeretapian sebagai salah satu moda transportasi dalam sistem transportasi nasional mempunyai karakteristik pengangkutan secara massal dan keunggulan tersendiri, yang tidak dapat dipisahkan dari moda transportasi lain, memiliki potensi dan peran sebagai penghubung wilayah, baik nasional maupun internasional, untuk menunjang, mendorong, dan menggerakkan pembangunan nasional guna meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Perkeretaapian memiliki karakteristik dan keunggulan khusus, terutama dalam kemampuannya untuk mengangkut, baik orang maupun barang secara massal, menghemat energi, menghemat penggunaan ruang, mempunyai faktor keamanan yang tinggi, memiliki tingkat pencemaran yang rendah, serta lebih efisien dibandingkan dengan moda transportasi jalan untuk angkutan jarak jauh dan untuk daerah yang padat lalu lintasnya, seperti angkutan perkotaan.

Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, penyelenggaraan perkeretaapian telah menunjukkan adaptasi, perkembangan, dan peningkatan peran yang penting dalam menunjang dan mendorong kegiatan perekonomian, memantapkan pertahanan dan keamanan, memperlancar kegiatan pemerintahan, memperkukuh persatuan dan kesatuan bangsa, serta meningkatkan hubungan antarbangsa.