Wisata Bahari Desa Tumbak, Sulawesi Utara

Wisata Bahari Desa Tumbak, Sulawesi Utara

Helloindonesia.id – Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia. Memiliki lebih dari 70.000 pulau yang berpenghuni. Seperti Kalimantan, Jawa, Sumatra, Papua dan Sulawesi merupakan pulau utama di Indonesia. Selain itu, terdapat beberapa pulau kecil seperti Bali, Lombok, Gili dan Karimunjawa. Keindahan pulau Indonesia menjadi daya tarik wisata lokal maupun internasional. Selain pulaunya yang indah, iklim tropis menjadi salah satu tujuan utama wisatawan asing. 

  • Wisata Bahari Desa Tumbak, Sulawesi Utara
  • Wisata Bahari Desa Tumbak, Sulawesi Utara
  • Wisata Bahari Desa Tumbak, Sulawesi Utara

Sulawesi Utara tepatnya di Desa Tumbak, Kecamatan Pusomaen, Kabupaten Minahasa Tenggara merupakan salah satu daerah di Nusantara yang menyimpan sejuta wisata bahari yang eksotis. Desa Tumbak adalah salah satu desa yang terdekat dari pulau tumbak. Untuk menuju desa tumbak membutuhkan 3 jam perjalanan dari pusat Kota Manado. 

Menuju desa tumbak akan melewati Jalan Kawangkoan-Tomohon, kemudian perjalanan dilanjutkan melalui Jalan Wioli. Selama perjalanan wisatawan akan mengalami kesulitan karena akses jalan semakin sulit dan sempit karena pengunjung akan melewati hutan serta akses jalan yang masih dalam perbaikan. 

Namun, belakangan ini, kendala itu seakan tidak lagi menjadi soal. Sebab, nyaris tiap minggu wisatawan dalam dan luar pulau mendatanginya. rasa penat dan letih pun terbayarkan saat tiba di desa tumbak. senyum hangat dan sapa mereka yang ramah menyambut wisatawan seketika menghilang. Beberapa dari mereka langsung menghampiri sekaligus menjajakan hasil tangkapan laut yang masih segar.

Desa tumbak sendiri memiliki penghuni sekitar 400 kepala keluarga. Masyarakat desa tumbak sangat erat kaitannya dengan budaya bahari, hal ini dilihat dari sebagian besar penduduk berprofesi sebagai nelayan. Mengingat desa tumbak dengan kesegaran hutan mangrove seluas 200 hektar, tidak akan menyesal berkunjung ke desa yang menyajikan berbagai keindahan alamnya. 

Sebuah desa yang menyajikan tujuh pulau kecil tak berpenghuni di sekitar Desa Tumbak. Diantaranya adalah pulau Ponteng, Baling-baling, Pakolor, Kukusan, Belakang kuda, Bangkoan serta pulau batu putih. Terlihat dari kejauhan pulau-pulau tersebut seperti potongan kue lapis yang di dominasi warna hijau. Membutuhkan waktu sekitar 15 – 30 menit sampai tujuan dengan menaiki perahu.

Di antara desa tumbak dan pulau bentenan terdapat cottage yang didirikan oleh keluarga Yoan sebagai tempat menginap para wisatawan. Keindahan desa tumbak dengan pulau-pulau kecilnya menjadi salah satu spot wisata alam bahari. Pengunjung dapat melakukan spot diving dan snorkling di pulau ponteng yang menyajikan aneka biota lautnya.

Beranjak ke pulau Baling-baling wisatawan dipersilahkan melakukan potret-memotret. Namun, pengunjung harus mendaki di bukit pulau ini agar mendapatkan hasil sempurna dengan baground pemandangan laut belakangnya. Berbeda lagi di pulau Bentenan yang menyuguhkan pemandangan hutan mangrove. Termasuk padang savana dengan hamparan rumput hijau serta hembusan angin membuat suasana pulau bentenan terasa sejuk.

Melihat desa tumbak terus berkembang dan memiliki potensi besar sebagai kawasan bahari di Sulawesi Utara. Serta keindahan wisata di pulau maupun perairan sekitar desa tumbak, mendapat pengakuan dari sejumlah wisatawan. Oleh karena itu, perlu perhatian dari pemerintah untuk membangun desa tumbak.